Home / Berita / Politeknik TEDC 3 Besar Final Anugerah Iptek Widyapadhi 2019

Politeknik TEDC 3 Besar Final Anugerah Iptek Widyapadhi 2019

Humas Hakteknas 18 July 2019

Jakarta – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) kembali memberikan Anugerah Iptek dan Inovasi bagi karya inovasi nasional sebagai upaya percepatan inovasi dalam mendukung pencapaian daya saing bangsa. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) Tahun 2019.

Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Jumain Appe mengatakan, penyelenggaraan Anugerah Iptek dan Inovasi tahun ini terbagi dalam beberapa kategori yang diikuti oleh berbagai pihak, antara lain: pemerintah provinsi (Budhipura), pemerintah kota/kabupaten (Budhipraja), lembaga litbang (Prayogasala), lembaga non-pemerintah dan kelompok masyarakat (Widyakrida), perguruan tinggi (Widyapadhi), perusahaan (Abyudaya), masyarakat ilmiah (Adibrata) dan masyarakat umum (Labdakretia).

Penyelenggaraan Anugerah Iptek dan Inovasi tahun 2019, antara lain bertujuan mendorong peningkatan kemampuan Iptek, yang diikuti dengan penguatan inovasi nasional untuk mendukung kemandirian dan daya saing bangsa Indonesia. Serta, membangun iklim kondusif penguatan dan pengembangan inovasi sebagai outreach dari riset Iptek dalam penciptaan nilai tambah komersil, ekonomi dan atau sosial- budaya secara berkelanjutan.

“Anugerah Iptek dan Inovasi tahun 2019 memberikan dorongan kepada para pelaku inovasi baik individu, organisasi, maupun lembaga agar dapat terpacu dalam mewujudkan ide kreatif dalam penciptaan nilai tambah, baik sebagai individu maupun melalui kemitraan dan kerjasama antar unsur inovasi,” kata Jumain pada acara Presentasi Final Anugerah Iptek dan Inovasi 2019 Kategori Widyapadhi di Jakarta pada Rabu (17/7/2019).

Anugerah Iptek Widyapadhi, terangnya, diberikan Kemenristekdikti untuk mengapresiasi prestasi perguruan tinggi dalam membangun sistem inovasi melalui penguatan kebijakan, sumber daya kelembagaan, dan jaringan inovasi untuk menghasilkan produk inovasi. Untuk tahun ini ada penambahan Kategori Khusus Politeknik.

“Penilaian perguruan tinggi, tahun ini dibedakan antara perguruan tinggi secara umum dan politeknik. Kami mengharapkan kegiatan ini dapat menstimulasi iklim kondusif penelitian, pengembangan dan penguatan inovasi nasional, hingga pada akhirnya dapat berkontribusi pada penciptaan daya saing dan kemandirian bangsa Indonesia,” kata Jumain.

Setelah melalui berbagai tahapan, 12 perguruan tinggi dan 6 politeknik masuk ke tahap presentasi final Anugerah Iptek Widyapadhi 2019. Tahapan yang telah dilalui antara lain hasil validasi dari laporan kinerja perguruan tinggi, penelaaan data inovasi perguruan tinggi, dan lain-lain. Presentasi final untuk perguruan tinggi dilaksanakan pada 17 Juli 2019, sementara untuk politeknik pada 18 Juli 2019.

Perguruan tinggi yang masuk tahap presentasi final Anugerah Iptek Widyapadhi 2019 adalah lnstitut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, lnstitut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas Padjajaran, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Telkom.

Sementara politeknik yang masuk tahap presentasi final adalah Politeknik Caltex, Politeknik Indonusa Surakarta, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Negeri Semarang, dan Politeknik TEDC.

“Melalui penyelenggaraan Anugerah Iptek Widyapadhi diharapkan dapat memetakan performa penguatan inovasi di perguruan tinggi dan menjadikan penguatan inovasi sebagai bahan dalam perumusan, penetapan, evaluasi dan monitoring kebijakan, program dan kegiatan pengembangan perguruan tinggi,” pungkasnya.

Sumber: Direktorat Sistem Inovasi

 
 
 
shared on wplocker.com