Home / Berita / Peringkat Perguruan Tinggi di Indonesia ( Politeknik TEDC Peringkat 28 Politeknik Se Indonesia )

Peringkat Perguruan Tinggi di Indonesia ( Politeknik TEDC Peringkat 28 Politeknik Se Indonesia )

Peringkat Perguruan Tinggi di Indonesia ( Politeknik TEDC Peringkat 28 Politeknik Se Indonesia )

Sumber : http://pemeringkatan.ristekdikti.go.id

Bertepatan dengan HUT RI, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mengumumkan perguruan tinggi dan politeknik negeri terbaik di Indonesia dengan memakai sistem klasterisasi dan peringkat.

Jadi, Kemenristekdikti membuat penilaian pada kampus-kampus di Indonesia yang menentukan ranking perguruan tinggi tersebut. “Klasterisasi atau perankingan perguruan tinggi ini ke depan diharapkan dapat menjadikan perguruan tinggi Indonesia semakin berkualitas,” ujar Menristekdikti M. Nasir. Yup, tujuan dibuatnya penilaian ini adalah supaya kampus di Indonesia berlomba-lomba meningkatkan kualitasnya.

Lantas, gimana dengan penilaiannya? Faktor penentu skor perguruan tinggi dan politeknik adalah:

* Kualitas kelembagaan yang dinilai dari akreditasi kampus, akreditasi program studi, program studi dengan akreditasi/sertifikasi internasional, serta jumlah mahasiswa asing.

* Kualitas sumber daya manusia dilihat dari presentase dosen dengan pendidikan S3, presentase dosen dengan jabatan lektor kepala dan guru besar, serta rasio jumlah dosen terhadap jumlah mahasiswa. Semakin banyak jumlah dosen yang menangani mahasiswa, semakin baik..

* Kualitas kemahasiswaan yang dinilai dengan memperhatikan prestasi mahasiswa  baik tingkat nasional maupun internasional serta tingkat kepedulian kampus terhadap kegiatan kemahasiswaan.

* Kualitas penelitian yang dinilai dengan indikator kinerja penelitian, jumlah publikasi terindeks dan perbandingannya dengan jumlah dosen, serta pengabdian pada masyarakat (melihat kontribusi penelitian yang dilakukan bagi masyarakat Indonesia).

Nah, tiap badan/institusi yang membuat peringkat/ranking perguruan tinggi memiliki metode masing-masing. Kemenristekdikti sendiri memberikan skor berdasarkan fakta dan data yang terkait dengan penilaian di atas. Sebaliknya, presepsi/pandangan masyarakat nggak dimasukkan di sini.

Dari penilaian tersebut, secara umum diperoleh 5 klaster kampus, yaitu klaster 1 alias penilaian terbaik 14 perguruan tinggi, klaster 2 dengan 78 perguruan tinggi, klaster 3 dengan 691 perguruan tuggi, klaster 4 dengan 1,989 perguruan tinggi, serta klaster 5 dengan 290 perguruan tinggi.

 
 
 
shared on wplocker.com