Home / Info Mahasiswa / CIMAHI 2 TEDC Wakili Indonesia di Shell Eco Marathon Asia

CIMAHI 2 TEDC Wakili Indonesia di Shell Eco Marathon Asia

TIM Cimahi 2 di SEM 2014

Metrotvnews.com, Jakarta: Dalam kompetisi adu irit Shell Eco-Marathon (SEM) Asia 2014, Indonesia akan diwakili 12 universitas yang terdiri dari 18 tim yang terbagi dalam 8 mobil kategori Prototype dan 10 mobil kategori UrbanConcept.

Ke-18 mobil ini akan menggunakan beragam bahan bakar seperti bensin, disel, FAME (Fatty Acid Methyl Ester 100% – bahan bakar biodiesel), baterai listrik, ethanol hingga Fuel Cell (hydrogen).

Tim-tim dari ITB misalnya, telah mencoba beragam bahan bakar mulai dari bensin, diesel, ethanol, FAME hingga baterai listrik. Sejak SEM ASIA 2010, mobil-mobil karya tim ITB telah meraih sejumlah prestasi membanggakan.

Pada tahun 2010, mobil berbahan bakar ethanol karya Tim Exia ITB memenangkan kategori People Choice Award sebagai tim yang paling populer dengan perolehan suara lebih dari 65.000.

Tahun 2011 giliran mobil karya Tim Cikal ITB yang berhasil memenangkan Gasoline Fuel Award.

SEM Asia 2012 lalu, Tim Cikal Cakrasvarna ITB meraih juara pertama di kategori UrbanConcept dengan bahan bakar bensin. Dua tim lain dari ITB yaitu Tim Cikal Cakrawala ITB berada di posisi kedua untuk kategori UrbanConcept baterai listrik dan Tim Cikal Diesel ITB dengan mobil UrbanConcept FAME (100%) yang juga meraih posisi kedua.

Tahun ini, ITB yang mengirim 2 tim dengan dua mobil kreasinya yaitu Tim RAKATA dengan mobil ‘Rakata V3’ yang berbahan bakar ethanol dan Tim Cikal Diesel dengan mobil ‘Garuda’ berbahan bakar FAME 100%.

“Kami sangat menantikan momen bertanding di SEM Asia 2014 ini. Tim kami akan berkompetisi pada kategori Prototype dengan bahan bakar etanol. Rakata konsisten untuk merancang dan membangun kendaraan berbahan bakar minimum dan ramah lingkungan dari aspek emisinya,” ujar Habib Suryo, Tim Manajer Tim Rakata.

Habib lebih jauh menjelaskan bahwa pilihan timnya menggunakan etanol yang merupakan bahan bakar terbarukan, adalah jawaban Tim Rakata terhadap isu krisis bahan bakar fosil yang sedang dihadapi dunia.

Tim lain yang juga sarat prestasi adalah ITS Team 2 Surabaya yang telah berpartisipasi sejak SEM Asia 2010 dan langsung meraih Juara Pertama dalam kategori Combustion Grand Prize dan kategori Gasoline Fuel Award untuk kelas UrbanConcept.

Bahkan tahun berikutnya (2011) lewat mobil ‘SapuAngin 4’ berbahan bakar FAME 100%, tim ITS kembali menjadi Juara Pertama di kategori Combustion Grand Prize dan menerima Grand Prize di kategori UrbanConcept Internal Combustion Engine serta Alternative Diesel Fuel Award.

Terakhir pada 2012 lalu, ITS Team 2 berhasil meraih posisi pertama dalam kategori Alternative Diesel Fuel Award.

Pada SEM Asia 2014, Tim ITS menurunkan dua mobil karyanya yaitu ‘Sapu Angin 8’ dan ‘Antasena PX’ yang masing-masing menggunakan bahan bakar FAME (100%) dan Hydrogen.

“Kami bangga menjadi pionir tim Indonesia yang menggunakan hydrogen sebagai bahan bakar untuk kendaraan Prototype kami, Antasena PX. Hydrogen merupakan salah satu sumber energi baru yang berpotensi besar untuk menggantikan sumber energi dari fosil. Kami mengharapkan riset tim kami mengenai kendaraan berbasis fuel cell hydrogen, khususnya selama persiapan menuju SEM Asia 2014, turut berkontribusi terhadap upaya penggunaan energi alternatif di Indonesia.” ujar Jarot Dwi Tatama, Tim Manajer ITS Team 5.

Selain ITB, ITS dan UI, tim-tim baru juga turut berkompetisi di SEM Asia untuk menguji kemampuan mereka, seperti:

– Gladiator 2 PNJ dari Politeknik Negeri Jakarta
– Mesin Polnep Team 5 politeknik Negeri Pontianak)
– Cimahi 2 (Politeknik Technical Education Development Center Bandung)

Ketiga tim ini akan mengusung mobil rakitan berbahan bakar bensin untuk pertama kalinya dalam kategori Prototype.

Dwiki Saputro Waluyo, Tim Manajer Gladiator 2 PNJ dari Politeknik Negeri Jakarta mengungkapkan, “Tim kami akan berkompetisi pada kategori UrbanConcept dengan bahan bakar bensin. Walaupun ini merupakan keikutsertaan kami yang pertama dalam SEM Asia, kami yakin kendaraan yang kami kembangkan tidak kalah bersaing dengan tim-tim negara lain.”

Dwiki menambahkan bahwa timnya memiliki semangat untuk berinovasi dan mengharapkan dukungan moril dari masyarakat Indonesia agar dapat memberikan performa terbaik sebagai salah satu wakil Indonesia pada SEM Asia 2014.

Daftar peserta dari Indonesia beserta timnya:

– Universitas Indonesia (Nakoela dan Sadewa)
– Universitas Sumatera Utara (Horas Mesin dan Horas USU)
– Institut Teknologi Bandung (Cikal Diesel dan Rakata Team)
– Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS Team 02 dan ITS Team 5)
– Politeknik Negeri Pontianak (Mesin Polnep Diesel Team dan Mesin Polnep Team 5)
– Politeknik Negeri Jakarta (Gladiator 2 PNJ dan Nusa Kencana PNJ Team)
– Universitas Negeri Jakarta (Batavia Generation Team)
– Universitas Sebelas Maret (Bengawan Team 2)
– Universitas Brawijaya (APATTE 62 Team)
– Universitas Negeri Surabaya (Bima Cakrawangsa Team)
– Politeknik Technical Education Development Center Bandung (Cimahi 2 Team)
– Institut Sains & Teknologi AKPRIND (Mesin AKPRIND 1)

(RO)
Editor: Nurtjahyadi

 
 
 
shared on wplocker.com